Ditengah-tengah kehidupan yang serba instan sebagian besar orang ingin menjadi besar dan terkenal dengan berbagai cara dalam mencapai tujuan, keinginan dan cita-citanya. Menjadi besar tanpa harus melewati terjangan badai cacian dan penderitaan merupakan keinginan banyak orang. Tetapi cita-cita menjadi besar tanpa penderitaan hanya sebagai khayalan manusia yang tidak pernah mencoba. Karena bila memang ada kehidupan yang mampu merealisasikannya maka tidak akan ada tokoh-tokoh inspirator yang mampu membalikkan keadaan dunia menjadi lebih baik seperti yang terjadi di berbagai belahan dunia yang telah tercatat oleh sejarah.

Tokoh-tokoh inspirator yang kuat sekaligus terhormat, hampir semuanya berisi tentang kisah-kisah yang memilukan, penuh teror, intimidasi, ketertindasan, terasingkan, cacian sekaligus penderitaan merupakan bagian dari kisah perjalanan hidup mereka. Sebutlah deretan nama-nama yang mengagumkan seperti Mahatma Gandhi, Nelson Mandela sampai dengan Dalai Lama dan masih banyak lagi. Mereka semua adalah contoh mengagumkan yang dibuat besar dan kuat sekaligus terhormat oleh penderitaan.

230px-portrait_gandhiMahatma Gandhi, karena terketuk hatinya oleh kesedihan akibat diskriminasi ras yang dinamakan apartheid yaitu sistem pemisahan ras yang diterapkan oleh pemerintah kulit putih di Afrika Selatan dari sekitar awal abad ke-20 hingga tahun 1990 Dia kemudian memutuskan untuk menjadi seorang aktivis politik agar dapat mengubah hukum-hukum yang diskriminatif tersebut. Ketika kembali ke India, dia membantu dalam proses kemerdekaan India dari jajahan Inggris; hal ini memberikan inspirasi bagi rakyat di koloni-koloni lainnya agar berjuang mendapatkan kemerdekaannya dan memecah Kemaharajaan Britania untuk kemudian membentuk Persemakmuran.Gandhi pun membentuk sebuah gerakan non-kekerasan.dan juga penjajahan atas negaranya.

mandela_minus_clintonNelson Mandela, Karena kegiatannya yang antiapartheid, ia menjalani berbagai masa hukuman. Pada 5 Agustus 1962, Mandela dijatuhi hukuman 5 tahun penjara, kemudian pada 25 Oktober 1962, dan pada 12 Juni 1964, ia dan sekelompok aktivis lainnya dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.
Setelah menolak pembebasan bersyarat dengan menghentikan perjuangan bersenjata pada Februari 1985, Mandela lagi-lagi terpaksa mendekam di penjara sampai dibebaskan pada 11 Februari 1990 atas perintah Presiden Frederik Willem de Klerk yang merupakan Presiden kulit putih yang terakhir di Afrika Selatan, setelah ditekan oleh seluruh dunia.

Mandela mendapatkan hadiah Nobel Perdamaian pada 1993 dan menjabat sebagai Presiden Afrika Selatan (Mei 1994 – Juni 1999)dan menjadi presiden kulit hitam pertama.

menjadi kuat dan terhormat karena puluhan tahun dipenjara, disakiti serta diasingkan. Sekarang Ia tidak saja dihormati dan disegani namun juga menjadi modal demokrasi yang mengagumkan bagi Afrika Selatan.

dalai_lama_031Dalai Lama, Diumur belasan tahun kehilangan kebebasan. Menginjak umur duapuluhan tahun kehilangan negara. Dan sampai sekarang sudah hidup dipengungsian selama tidak kurang dari 45 tahun. Setiap hari menerima surat sekaligus berita menyedihkan tentang Tibet. Lebih dari itu, negaranya Tibet sampai sekarang kehilangan banyak hal akibat masuknya pemerintah China. Namun daftar kesedihan Dalai Lama sudah dicatat rapi oleh sejarah dan membuahkan hasil teramat banyak yang diantaranya menerima hadiah Nobel Perdamaian di tahun 1989 dan karya-karyanya mengubah banyak kehidupan orang.

images1Thich Nhat Hanh lain lagi. Tokoh perdamaian asal Vietnam ini mengalami banyak sekali pengalaman getir ketika perang Vietnam. Ketika membawa misi perdamaian ke PBB, pemerintahnya sendiri melarangnya kembali ke Vietnam. Kesedihan serta penderitaan yang mendalam ini yang membuatnya dikenal dan dihormati di banyak negara.

Tokoh-tokoh di atas merupakan salah satu dari sekian banyak tokoh-tokoh mengagumkan lainnya yang mampu menunjukkan pada dunia bahwa mereka memang manusia-manusia kuat dan besar yang mampu merubah keadaan dunia menjadi lebih baik dengan berbagai penderitaan dan kegetiran yang selalu menaungi hari-harinya.

Pengalaman mereka seakan menunjukkan bahwa cacian dan penderitaan adalah sebuah vitamin jiwa yang membuatnya jadi menyala. Penderitaan rasa sakit dan kesengsaraan merupakan suplemen yang membuat raga menjadi perkasa. Ketegaran batin tidak datang dari jiwa yang lemah. Menjadi besar tanpa mau menghadapipenderitaan takkan mampu menyalakan pancaran cahaya dalam jiwa. Hanya manusia-manusia yang penuh kesabaran dan ketabahan untuk tersenyum di tengah cacian dan penderitaan yang membuat jiwanya menyala menerangi kehidupan dunia.

Tidak selalu sebuah cacian merupakan sesuatu yang buruk bagi kita karena tokoh-tokoh mengagumkan di atas sudah membuktikan bahwa dari cacianlah berawal suatu kekaguman.